Beberapa asupan makananbisa membantu menurunkan asam urat. Salah satunya adalah buah.
Lantas, apa saja buah penurun asam urat?
Asam urat yang tinggi bisa memicu rasa nyeri yang intens. Gejala asam urat bisa muncul kapan saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
|
Jika kadarnya terlalu tinggi, asam urat bisa mengkristal di persendian dan memicu rasa nyeri yang intens.
Memang, ada beberapa makanan yang bisa menyebabkan asam urat. Tapi, ada juga beberapa makanan lainnya yang justru menurunkan kadar asam urat, termasuk buah.
Berikut daftar buah penurun asam urat, merangkum berbagai sumber.
Kurma merupakan sumber serat dan kalium yang kaya. Mengutip Times of India, keduanya dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal yang berperan penting dalam pembuangan asam urat dari aliran darah.
Meski memiliki rasa yang manis, tapi kurma hampir tidak mengandung purin. Kurma bisa jadi pilihan yang aman untuk pengidap asam urat.
![]() |
Mengutip laman Cleveland Clinic, para ilmuwan telah meneliti manfaat ceri dan jus ceri untuk mengatasi gejala asam urat. Hasilnya cukup menjanjikan.
Ceri diketahui memiliki sifat anti-inflamasi. Ceri juga dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.
Berbagai jenis buah sitrus seperti jeruk, jeruk Bali, dan lemon merupakan sumber vitamin C yang baik. Mengutip WebMD, vitamin ini dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mencegah serangan.
Tapi, jika Anda menggunakan colchicineuntuk mengobati asam urat, maka hindari asupan jeruk Bali. Colchicinediketahui dapat berinteraksi negatif dengan jeruk Bali.
Alpukat dikenal sebagai buah yang kaya antioksidan. Alpukat mengandung banyak vitamin E, senyawa anti-inflamasi yang dapat mencegah asam urat kambuh.
Lihat Juga :![]() |
Mengutip berbagai sumber, berbagai buah jenis beri dikenal kaya akan antioksidan. Senyawa ini juga bisa bermanfaat untuk menurunkan peradangan yang terkait dengan asam urat.
Demikian beberapa buah yang bisa membantu menurunkan asam urat.
Sambil mengonsumsi daftar penurun asam urat di atas, kurangi juga asupan-asupan lain yang justru bisa memicu kekambuhan.